Showing posts with label absensi. Show all posts
Showing posts with label absensi. Show all posts

Sunday, April 1, 2007

Flexi Time

Mulai hari ini, 2 April 2007, ditempat kerja gw diberlakukan jam masuk kerja yang lebih fleksibel. Istilah kerennya sih flexi time . Selama ini jam kerja berlaku mulai dari 07.30 pagi sampai dengan 16.00 sore. Sementara aturan baru begini : kalo tiba dikantor sebelum jam 07.30 maka pulang kantor jam 16.00. Tapi jika tiba dikantor antara pukul 07.30 keatas sampai dengan 08.00, maka pulang kantornya disesuaikan dengan jumlah jam kerja yang 7,5 jam per hari sampai dengan pukul 16.30. Maksudnya, kalo gw nyampe kantor jam 07.31, maka pulangnya ya 16.01. Tapi kalo sampai dikantor diatas jam 8 pagi yaaa judulnya telat! Jadi tetap dipotong uang transpor-nya.. 



Mau tahu alasannya kenapa?



Tertulis disurat keputusan alasannya adalah karena saat ini didepan kantor tengah berlangsung pembangunan under pass yang mengakibatkan timbulnya kemacetan luar biasa sehingga banyak orang telat sampai dikantor. Hehehehe…rada menggelikan? Antara iya dan tidak deh…Soalnya beberapa kasus kejadian telat bisa karena pembangunan under pass itu. Berhubung biang kemacetan yang sesungguhnya pintu perlintasan kereta api, maka ketika ada kesibukan laen disekitarnya ya jadi tambah macet suracet. Karena jalan yang biasanya lebar jadi super sempit termakan proyek itu. Tapi agak berkesan mengada-ada juga karena namanya peraturan bukannya dibikin untuk dipatuhi? Kalo ingin gak telat yaa pastinya berangkat lebih pagi toh? Ini malah dibuatin justifikasi....



Buat gw mah diambil enaknya ajah…asal kalo pulang gak ketinggalan tebengan hanya karena nungguin absen gw genap 7,5 jam kerja yaaa gak masyalah hehehehe...

Tuesday, January 16, 2007

Finger Print

Mulai 1 Januari 2007 dikantor gw mulai berlaku absensi menggunakan sidik jari, menggantikan kartu gesek yang diyakini kurang efektif membina mental karyawan untuk menegakkan kedisiplinan hehehe...Padahal meningkatkan kolaborasi antar karyawan lho..bahkan kadang-kadang antara karyawan dengan satpam, karyawan dengan office boy atau ama cleaning service. Seru kan?  Sebenernya menurut senior-senior gw - di era sebelum gw masuk kantor ini - udah pernah diberlakukan pola absensi serupa. Tapi ternyata resistensinya lumayan tinggi, khususnya yang dibagian teknik, hingga berakhir dengan upaya-upaya pengrusakan properti absensi. Eh...tapi gw juga gak tau sih, yang dulu itu sempet diberlakukan dikantor pusat apa enggak. Buat gw mah gak penting, mau absen pake sidik jari, mau scan bola mata, mau scan sekujur tubuh....hayuk ajah...hehehehe...gak penting soalnya


Tapi jangan salah...pola absensi ini juga menimbulkan efek-efek samping yang gak kalah seru. Masalahnya, gak tau disengaja gak tau emang begitu kondisinya, alat ini hanya disediakan 6 biji, untuk jumlah pegawai yang sekitar 600-an. Sangat gak memadai sih menurut gw. Soalnya kalo yang dulu tiap orang hanya perlu menggesek dan langsung muncul konfirmasinya, ok atau tidak. Kalo sekarang harus nunggu beberapa detik untuk memperoleh konfirmasi bahwa sidik jarinya dikenali atau tidak. Kondisi ini menimbulkan antrian yang lumayan panjang di jam-jam pulang. Seandeinya jumlahnya lebih banyak, orang jadi lebih leluasa dan gak menimbulkan antrian.


Kalo buat gw, yang rada bikin bete yaa karena alatnya rada lelet mengidentifikasi sidik jari itu. Bisa-bisa yang mustinya gak telat, bisa jadi telat karena kelamaan nunggu konfirmasi dari mesin yang sekian detik itu. Apalagi kalo tiba-tiba mesinnya error. Bisa ngulang sampe berkali-kali baru bisa. Bahkan musti ganti ke mesin yang disebelahnya dulu. Kadang gak sepenuhnya dosa si alat sih. Soalnya tangan orang tuh seringkali iseng juga. Gak ada keperluannya, maen pencet tombol sana sini. For no reason, cuman iseng!


Dan serunya, ditengah antrian itu muncul banyak celoteh yang saling menimpali mengenai keberadaan si mesin absensi ini. Jangan heran...udah budaya dikantor gw. Kalo ada apa-apa musti dikritik, apapun alasannya hehehehe..seru kan?