Akhirnya bulan ini selesai juga program imunisasi untuk jenis yang dianjurkan. Selama ini kalo kami ke dokter lebih banyak karena alasan ini. Meskipun gw sempat terbalik-balik juga urutannya (saking napsunya mau imunisasi, begitu nyampe rumah sakit ternyata belom waktunya hehehehe…jadinya diganti sama imunisasi lainnya ;-p). Catatan imunisasi Emil :
1. BCG
22 Juli 2006
Note : Imunisasi ini bertujuan untuk mengurangi tertular atau terpapar penyakit TBC (Tuberkulosis). 100% terhindar? Tidak lah yaw….. Orang anak gw yang sulung tetep kena TBC 2 tahun lalu. Kata dokternya sih, BCG ini hanya mengurangi resiko, tapi gak sepenuhnya mampu menghindarkan si anak. Umumnya disuntikkan di lengan atas. Tapi beberapa orang yang punya anak cewek pengennya dipaha saja. Biar lengannya mulus. Untuk yang satu ini, gw punya cerita kalo kadang-kadang yang dipaha malah berkelanjutan menjadi luka/koreng. Ini terjadi pada ponakan gw dan anak temen gw. Yang terakhir sampai harus dilakukan operasi kecil karena lukanya dalam banget.
2. DaPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) I
9 September 2006
DaPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) II
14 Oktober 2006
DaPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) III
14 Nopember 2006
Hanya saja harganya lebih mahal. Jadi, terserah mau pilih mana...:-)
3. Polio I
13 Juli 2006
Polio II
12 Agustus 2006
Polio III
9 September 2006
Polio IV
14 Oktober 2006
Note : jenis imunisasi yang paling sering diberikan.
Bahkan berulang-ulang lewat PIN (Pekan Imunisasi Nasional)
4. Hepatitis B I
13 Juli 2006
Hepatitis B II
12 Agustus 2006
Hepatitis B III
30 Januari 2007
5. HIB (Haemophyllus Influenzae B) I
4 Nopember 2006
HIB (Haemophyllus Influenzae B) II
5 Desember 2006
HIB (Haemophyllus Influenzae B) III
13 Januari 2007
6. Campak (Measles)
7 April 2007
Note : yang ini juga belum menjadi jaminan kalo gak bakalan kena hehehe..
Tinggal nanti kira-kira umur 1,5 tahun ada imunisasi MMR (Measles, Mumps, Rubella). Tapi seingat gw, si Ian dulu tanpa MMR sih. Maklum, bow…waktu itu masih mahasiswa. Harga imunisasi yang ratusan ribu rupiah terasa sangat berat hehehehe….Sekarang sih…teuteup!! Apalagi kalo gak diganti sama kantor. Atau Cuma diganti pakai sistem paket yang nota bene Cuma dibayar 50% kebawah hiks hiks….
Terus nanti juga masih ada program imunisasi booster atau lanjutan. Selama masih balita, kalo gak salah. Bahkan sampai usia sekolah dasar. Yaah..pokoknya masih panjang lah, nak..perjalananmu. Masih sering ketemu jarum suntik hehehehe...
Wado lengkap deh
ReplyDeletepanas/demamnya juga ga parah kok...tinggal kasih panadol/paracetamol beres dah...
ReplyDeletehehehe..tertib imunisasi, jul..;-p
ReplyDeletejaman ian, gw pilih yang tanpa demam. dengan persiapan tempra berikut salep lasonil untuk kemungkinan bengkak di bekas suntikan. tapi kemaren gw udah pilih yang praktis ajah..hehehe...
ReplyDelete